Cavaliers Sapu Nets 112-84, Harden Debut Solid. Cleveland Cavaliers menyambut James Harden dengan kemenangan telak 112-84 atas Brooklyn Nets di Rocket Mortgage FieldHouse pada 20 Februari 2026. Dalam debutnya bersama Cavs setelah trade dari Clippers, Harden langsung tampil solid dengan 28 poin, 9 assist, dan 6 rebound tanpa turnover. Cavaliers mendominasi sejak awal dan tidak pernah memberikan kesempatan bagi Nets untuk bangkit, mencatat selisih 28 poin yang menjadi kemenangan terbesar mereka musim ini. Laga ini menjadi pesta penyambutan sempurna bagi Harden sekaligus tanda bahwa Cavs semakin lengkap dan siap bersaing di puncak Eastern Conference. BERITA TERKINI
Debut Efisien Harden dan Dominasi Sejak Awal: Cavaliers Sapu Nets 112-84, Harden Debut Solid
Harden langsung terlihat nyaman di sistem Kenny Atkinson. Ia mencetak 10 poin di kuarter pertama dengan kombinasi three-pointer dan mid-range jumper yang khas, sambil memberikan 3 assist yang membebaskan Donovan Mitchell dan Evan Mobley untuk poin mudah. Cavaliers membuka keunggulan cepat 15-4 dan menutup kuarter pertama unggul 32-18. Di kuarter kedua Harden menambah 8 poin lagi dan 4 assist, termasuk no-look pass yang membuat Mitchell mencetak dunk spektakulernya. Skor babak pertama berakhir 68-48—selisih 20 poin yang sudah sangat sulit dibalik. Di babak kedua Harden bermain lebih santai tapi tetap efektif: 10 poin tambahan di kuarter ketiga dan keempat, dengan total 28 poin (10/17 FG, 5/9 3PT, 3/3 FT), 9 assist, dan 6 rebound. Ia juga mencatat 3 steal yang memicu fast-break Cavaliers. Rotasi Cavs sangat dalam—Harden hanya bermain 28 menit dan tetap tampil fresh, menunjukkan chemistry awal yang sudah baik dengan Mitchell, Mobley, dan Jarrett Allen.
Kontribusi Tim Cavs dan Kelemahan Nets: Cavaliers Sapu Nets 112-84, Harden Debut Solid
Selain Harden, Donovan Mitchell mencetak 25 poin dan 6 assist, Evan Mobley menyumbang 16 poin, 12 rebound, dan 4 blok, sementara Jarrett Allen menambahkan 14 poin dan 11 rebound. Cavaliers mendominasi paint 62-38, memenangkan rebound 52-40, dan memanfaatkan 18 turnover Nets untuk mencetak 28 poin mudah. Dari sisi Nets, Cam Thomas menjadi top scorer dengan 24 poin, tapi timnya terlihat kehilangan identitas setelah kehilangan Harden. Dennis Schröder mencetak 16 poin dan 7 assist, tapi lini depan Nets kalah fisik dan sering kehilangan bola di transisi. Pelatih Nets Jordi Fernández mengakui bahwa “kami masih mencari ritme baru setelah kehilangan Harden—perlu waktu untuk menyesuaikan”. Kekalahan telak ini membuat Nets semakin terpuruk di dasar klasemen Eastern Conference dengan rekor 18-42.
Kesimpulan
Debut James Harden bersama Cavaliers berjalan sangat mulus dan langsung memberikan dampak besar. Dengan 28 poin, 9 assist, dan permainan tanpa turnover dalam 28 menit, ia membuktikan bahwa pengalaman dan visi permainannya masih kelas dunia. Kemenangan telak 112-84 atas Nets bukan hanya soal skor, melainkan tanda bahwa Cavs kini punya senjata tambahan yang membuat mereka semakin berbahaya di playoff nanti. Bagi Nets, kekalahan ini menjadi pengingat pahit bahwa rebuild mereka masih panjang dan butuh penyesuaian besar setelah kehilangan Harden. Musim ini semakin menarik dengan Harden yang tampak segar di tim baru, dan Cavs yang terlihat semakin lengkap. Tetap pantau, karena performa seperti ini bisa menjadi awal dari run besar Cleveland menuju gelar. Semangat terus untuk kedua tim—musim masih panjang dan penuh kejutan.