Luka Doncic Ucapkan Terima Kasih Atas Pembelaan Jaxson Hayes. Malam panas di Crypto.com Arena akhir pekan lalu jadi momen ikonik bagi Los Angeles Lakers. Saat unggul telak 135-118 atas rival sekota Clippers di NBA Cup, keributan meledak di menit akhir kuarter keempat. Kris Dunn dari Clippers dorong Luka Doncic hingga jatuh, lalu lempar bola keras ke dada bintang Slovenia itu. Jaxson Hayes, center Lakers, langsung maju bela rekan setimnya dengan dorong Dunn balik, picu tech foul untuk Hayes dan ejections untuk Dunn. Pasca-laga, Doncic tak segan ungkapkan rasa terima kasihnya yang dalam. “Saya akan bayar denda dia,” tegas Doncic. Ini bukan cuma insiden biasa—ia bukti chemistry tim Lakers yang lagi solid di musim 2025/26. INFO SLOT
Kronologi Keributan yang Cepat: Luka Doncic Ucapkan Terima Kasih Atas Pembelaan Jaxson Hayes
Semua bermula di menit ke-3:33 kuarter keempat, saat Lakers sudah unggul 17 poin. Saat rebut bola di bawah ring, Dunn dorong Doncic jatuh, lalu lempar bola ke dada Doncic saat ia bangun. Doncic protes keras, tapi Hayes lompat dari bangku cadangan dan dorong Dunn dari belakang. Ini picu scuffle singkat: Dunn pukul Hayes di wajah, tapi wasit langsung intervensi. Hasilnya, Dunn dapat dua techs (satu untuk lempar bola, satu untuk dorong Hayes) dan ejections. Hayes cuma kena satu tech, tapi ia bilang pasca-laga: “Saya tak suka cara dia perlakukan Luka. Itu tak pantas.” Lakers lanjut dominasi, tutup kemenangan yang angkat mereka ke 13-4 musim ini dan lolos quarterfinals NBA Cup 9 Desember.
Ucapan Terima Kasih Doncic yang Tulus: Luka Doncic Ucapkan Terima Kasih Atas Pembelaan Jaxson Hayes
Doncic, yang cetak 43 poin, 13 assist, dan 9 rebound di laga itu, langsung apresiasi Hayes. “Saya bilang langsung ke dia, ‘Thanks for having my back’. Itu bilang banyak soal dia dan tim ini,” ujar Doncic ke NBC Sports. Ia bahkan janji bayar fine Hayes, yang bisa capai 2.000 dolar. “Semua orang saling lindung di tim ini. Saya apresiasi dia, dan saya akan bayar dendanya. Ini tunjukkan tim seperti apa kami.” Pelatih JJ Redick puji momen itu: “Jaxson teammate bagus yang lindungi rekan.” Ini bukan pertama Doncic tunjukkan loyalitas—ia sering sebut Hayes “unlock potensi saya” lewat lob passing akurat. Chemistry ini lahir dari latihan ekstra dan short roll plays, di mana Hayes baca blitz defense untuk bantu Doncic.
Dampak Positif ke Tim dan Rivalitas
Ucapan Doncic beri efek langsung: kemenangan itu angkat moral Lakers, yang lagi bangkit dari proyeksi buruk preseason. Hayes, yang re-sign satu tahun karena “mau main bareng Luka”, tambah percaya diri—ia main 18 menit dengan 8 poin 4 rebound. Ini simbol tim solid: di musim dengan bintang besar seperti Doncic dan LeBron, Hayes jadi “glue guy” yang jaga harmoni. Rivalitas Lakers-Clippers tambah panas, tapi insiden ini dorong narasi positif: Lakers sebagai tim yang saling dukung. Dengan jadwal padat—lawan Mavericks Jumat ini—momen seperti ini booster sempurna. Redick bilang, “Kami semua dekat, lindungi satu sama lain.”
Kesimpulan
Ucapan terima kasih Luka Doncic ke Jaxson Hayes lebih dari sekadar sopan santun—ia bukti ikatan tim yang bikin Lakers kompetitif. Dari keributan Clippers sampai janji bayar fine, ini cerita loyalitas yang langka di NBA. Dengan Doncic sebagai leader dan Hayes sebagai pelindung, Lakers punya fondasi kuat untuk deep run playoff. Di tengah musim panjang, momen “having each other’s back” seperti ini yang bedakan contender dari pretender. Lakers butuh lebih banyak itu untuk incar gelar—dan dengan semangat ini, peluangnya terbuka lebar.