
Kyrie Irving Akan Menjadi Petani Jika Sudah Pensiun dari NBA. Kyrie Irving, bintang Dallas Mavericks, kembali mencuri perhatian dengan pernyataannya pada 30 Agustus 2025, bahwa ia ingin menjadi petani setelah pensiun dari NBA. Meski masih menjadi salah satu guard terbaik di liga dengan rata-rata 25,6 poin dan 5,2 assist per laga musim lalu, Irving menunjukkan sisi lain dari dirinya yang jauh dari gemerlap lapangan basket. Pada usia 33 tahun, ia sedang menjalani pemulihan dari cedera ACL yang membuatnya absen di awal musim NBA 2025/2026. Pernyataannya tentang pertanian mencerminkan visi uniknya untuk kehidupan pasca-karier, menambah dimensi baru pada persona eksentriknya. Artikel ini akan mengulas alasan di balik keinginannya menjadi petani, apakah rencana ini sudah lama disusun, dan apakah cederanya bisa mempercepat pensiunnya. BERITA BOLA
Apa Yang Membuatnya Ingin Beralih ke Dunia Pertanian Jika Pensiun dari NBA
Keinginan Kyrie Irving untuk menjadi petani setelah pensiun dari NBA bukan sekadar iseng, melainkan cerminan nilai-nilai yang ia pegang. Irving dikenal sebagai sosok yang peduli pada keseimbangan hidup dan hubungan dengan alam. Dalam wawancara pasca-laga melawan Denver Nuggets pada Maret 2025, ia menyebut bahwa bertani memberi ketenangan dan cara untuk “kembali ke akar manusia.” Ia tertarik pada pertanian organik dan keberlanjutan, terinspirasi oleh gaya hidup komunitas di Standing Rock, tempat ia memiliki ikatan budaya sebagai keturunan suku Sioux. Irving ingin membangun pertanian yang tidak hanya menghasilkan makanan sehat, tetapi juga menjadi pusat pendidikan bagi anak-anak tentang pentingnya menjaga lingkungan. Selain itu, ia melihat pertanian sebagai cara untuk menjauh dari tekanan dunia olahraga dan media, yang sering kali mengkritik pandangannya yang kontroversial, seperti soal vaksinasi atau teori bumi datar. Dengan pertanian, Irving berharap bisa hidup sederhana sambil tetap memberikan dampak positif.
Apakah Ini Sudah Direncanakan Oleh Kyrie Sejak Lama
Rencana Irving untuk menjadi petani bukanlah sesuatu yang muncul tiba-tiba. Sejak 2020, ia mulai berbicara tentang keinginannya untuk hidup lebih dekat dengan alam, terutama setelah mengunjungi komunitas pedesaan di Australia dan New Mexico. Pada 2022, saat masih bersama Brooklyn Nets, ia membeli lahan seluas 20 hektar di Tennessee, yang konon akan menjadi lokasi pertaniannya di masa depan. Irving juga pernah mengungkapkan dalam podcast bahwa ia belajar tentang pertanian organik dari petani lokal di Ohio selama masa kecilnya, yang membentuk visinya untuk masa pensiun. Selama pandemi, ia aktif mendukung inisiatif pangan lokal, termasuk menyumbang untuk bank makanan dan program pertanian komunitas di New York. Langkah ini menunjukkan bahwa minatnya pada pertanian bukan sekadar wacana, melainkan rencana yang telah dipikirkan matang selama bertahun-tahun. Dengan kontraknya bersama Mavericks yang berlaku hingga 2026 (dengan opsi pemain untuk 2027), Irving tampaknya sudah mempersiapkan transisi ini jauh-jauh hari.
Apakah Kyrie Berpotensi Pensiun Lebih Cepat Usai ACL-Nya
Cedera ACL yang dialami Kyrie Irving pada Mei 2025, saat playoff melawan Oklahoma City Thunder, menjadi pukulan besar bagi kariernya. Dengan waktu pemulihan diperkirakan 9-12 bulan, ia kemungkinan akan melewatkan sebagian besar musim 2025/2026, termasuk laga pembuka Mavericks melawan Denver Nuggets pada Oktober 2025. Pada usia 33 tahun, cedera ini memunculkan spekulasi bahwa Irving mungkin mempertimbangkan pensiun dini, terutama karena riwayat cederanya yang mulai menumpuk, termasuk masalah pergelangan kaki dan lutut di masa lalu. Namun, Irving dikenal sebagai pemain yang tangguh secara mental, dengan semangat untuk terus bersaing, seperti terlihat saat ia membawa Mavericks ke final Wilayah Barat musim lalu. Dengan gaji 43 juta dolar AS untuk musim 2025/2026 dan opsi pemain senilai 46 juta dolar AS untuk 2027, ia memiliki insentif finansial untuk kembali bermain. Meski begitu, jika pemulihan tidak berjalan mulus atau Mavericks gagal bersaing untuk gelar, Irving mungkin memilih pensiun lebih cepat untuk fokus pada visinya sebagai petani, terutama karena ia pernah menyatakan bahwa basket bukanlah “segala-galanya” dalam hidupnya.
Kesimpulan: Kyrie Irving Akan Menjadi Petani Jika Sudah Pensiun dari NBA
Pernyataan Kyrie Irving tentang keinginannya menjadi petani setelah pensiun dari NBA menambah lapisan baru pada sosoknya yang penuh warna. Minatnya pada pertanian organik dan keberlanjutan, yang berakar dari pengalaman pribadi dan nilai budaya, menunjukkan bahwa ini bukan sekadar mimpi, melainkan rencana yang telah lama disusun. Cedera ACL yang membuatnya absen di musim 2025/2026 memunculkan pertanyaan tentang kemungkinan pensiun dini, tetapi semangat kompetitif dan kontrak besarnya dengan Mavericks menunjukkan ia masih punya motivasi untuk kembali. Dengan lahan yang sudah dibeli dan komitmen pada kehidupan yang lebih sederhana, Irving tampak siap menjalani babak baru sebagai petani setelah karier basketnya berakhir. Apapun keputusannya, visi unik Irving untuk masa depan menegaskan statusnya sebagai salah satu atlet paling menarik, baik di dalam maupun di luar lapangan.