Kesatria Bengawan Bisa Hentikan Dominasi Pelita Jaya? Pertandingan pekan ke-6 IBL GoPay 2026 malam ini (24 Januari) jadi salah satu laga paling ditunggu musim ini: Kesatria Bengawan Solo menjamu Pelita Jaya Energi Mega Persada di GOR Sritex Arena, Solo, pukul 19.00 WIB. Pelita Jaya datang sebagai pemuncak klasemen dengan rekor 14-3 dan tren delapan kemenangan beruntun, sementara Kesatria Bengawan (11-6, peringkat 4) sedang dalam momentum positif setelah sapu bersih tiga laga terakhir. Duel ini bukan sekadar pertarungan dua tim papan atas, tapi juga ujian apakah Kesatria Bengawan mampu menghentikan mesin Pelita Jaya yang sedang tak terbendung musim ini. Tiket sudah sold out sejak empat hari lalu—suasana Solo diprediksi bakal sangat panas malam ini. REVIEW FILM
Kondisi Terkini Kedua Tim: Kesatria Bengawan Bisa Hentikan Dominasi Pelita Jaya?
Pelita Jaya memasuki laga ini dengan rekor kandang tandang yang hampir sempurna: 8-0 di kandang dan 6-3 di luar rumah. Anthony Beane Jr dan Abraham Damar Grahita masih jadi duet mematikan—Beane rata-rata 27,1 poin dan 7,4 assist, sementara Grahita 23,2 poin dengan akurasi three-point 40,8%. Kedalaman skuad mereka luar biasa: bench scoring rata-rata 31 poin per game (tertinggi liga) dan defensive rating 97,9 (kedua terbaik). Pelatih Pelita Jaya bilang tim tetap fokus meski sudah memimpin klasemen: “Kami tidak boleh lengah—setiap laga adalah final buat kami.”
Kesatria Bengawan punya modal kuat di kandang: rekor 7-1 di Sritex Arena musim ini. Mereka juga punya salah satu defense perimeter terbaik liga (memaksa lawan turnover rata-rata 15,8 kali per game). Pemain kunci seperti guard import dan forward lokal yang kuat di rebound jadi andalan. Pelatih Kesatria bilang kunci malam ini adalah “mempertahankan intensitas defense selama 40 menit dan memanfaatkan dukungan penonton Solo yang selalu luar biasa”.
Faktor Penentu Kemenangan: Kesatria Bengawan Bisa Hentikan Dominasi Pelita Jaya?
Beberapa faktor bakal menentukan siapa yang keluar sebagai pemenang malam ini:
Pertarungan perimeter: Akurasi three-point Pelita Jaya (38,2% musim ini) vs defense luar Kesatria yang sangat agresif. Jika Beane dan Grahita bisa tembak bebas dari luar, Pelita Jaya sulit dihentikan.
Paint battle: Kesatria unggul di rebound defensif dan second-chance points di kandang. Jika mereka bisa batasi paint scoring Pelita Jaya (yang rata-rata 54 poin per game), peluang menang semakin besar.
Bench contribution: Bench Pelita Jaya sangat dalam, tapi Kesatria punya energi penonton kandang yang sering jadi “pemain keenam”. Siapa yang menang di bench scoring bisa jadi penentu.
Foul trouble dan rotasi: Pelita Jaya punya rotasi lebih panjang, tapi jika pemain kunci Kesatria bisa hindari foul trouble, mereka bisa paksa Pelita Jaya main dengan lineup kecil yang rentan.
Prospek dan Dampak Klasemen
Kemenangan Pelita Jaya malam ini akan membuat mereka unggul dua kemenangan atas Dewa United dan tiga atas Satria Muda—jarak yang cukup aman menuju akhir putaran pertama. Kekalahan akan membuka peluang bagi tim lain untuk mendekat. Bagi Kesatria Bengawan, kemenangan atas Pelita Jaya akan jadi statement besar: mereka bukan hanya tim kandang kuat, tapi juga contender gelar. Kekalahan tidak akan terlalu merugikan karena mereka sudah aman di zona playoff, tapi bisa memengaruhi momentum menuju putaran kedua.
Kesimpulan
Pelita Jaya vs Kesatria Bengawan malam ini bukan sekadar laga biasa—ini ujian sejati apakah Kesatria Bengawan mampu hentikan laju tak terbendung Pelita Jaya di puncak klasemen. Dengan performa Beane dan Grahita yang konsisten serta kedalaman skuad Pelita Jaya, mereka tetap difavoritkan. Tapi dukungan penonton Solo, defense agresif Kesatria, dan faktor kandang bisa jadi pembeda malam ini. Prediksi skor ketat: Pelita Jaya menang tipis 92-88 atau Kesatria Bengawan comeback dramatis di akhir kuarter keempat. Yang pasti, GOR Sritex bakal bergemuruh malam ini. Pantau terus—pertandingan ini bisa jadi turning point klasemen IBL 2025/26. Siapa yang bakal keluar sebagai pemenang? Kita lihat saja di lapangan!