Kerr Marah ke Wasit Usai Curry Terkena Fouled Out. Golden State Warriors menelan kekalahan tipis 102-103 dari Los Angeles Clippers pada 5 Januari 2026 malam waktu setempat di Intuit Dome. Pertandingan ini penuh drama, dengan Stephen Curry terkena fouled out untuk pertama kalinya sejak 2021, dan pelatih Steve Kerr diejeksi karena kemarahan berapi-api terhadap wasit. Kerr meledak setelah serangkaian keputusan kontroversial di kuarter keempat, termasuk missed goaltending dan panggilan foul yang dianggap merugikan. Curry mencetak 27 poin sebelum keluar, sementara Warriors gagal memanfaatkan rally akhir untuk menang. MAKNA LAGU
Kronologi Insiden Kontroversial: Kerr Marah ke Wasit Usai Curry Terkena Fouled Out
Drama dimulai di awal kuarter keempat. Curry melakukan floater yang masuk, tapi wasit membatalkannya setelah delayed call, menyatakan foul on the floor sebelum tembakan. Ini menghapus dua poin penting. Beberapa saat kemudian, Gary Payton II melakukan layup yang diblok John Collins, tapi replay menunjukkan bola sudah menyentuh ring—seharusnya goaltending.
Kerr langsung bereaksi keras saat stoppage play setelah Curry mendapat foul kelima. Ia mendekati wasit sambil berteriak, hingga harus ditahan asisten dan pemain. Dua technical foul cepat diberikan, membuat Kerr diejeksi dengan sisa 7:57. Curry sendiri fouled out di detik akhir saat mencoba rebut rebound dari Kris Dunn, meninggalkan Warriors tanpa bintang utama di momen krusial.
Reaksi Kerr dan Dukungan dari Curry: Kerr Marah ke Wasit Usai Curry Terkena Fouled Out
Kerr, yang biasanya tenang, tampak benar-benar kehilangan kesabaran. Ia berteriak profanities dan mengejar wasit, hingga Gary Payton II dan asisten Terry Stotts menahannya. Ini jadi ejeksi kelima dalam karier Kerr sebagai pelatih.
Curry justru mendukung penuh. Ia mengaku hampir protes sendiri, tapi senang Kerr melakukannya lebih dulu. “Saya suka Steve yang berapi-api itu. Seseorang harus melakukannya malam ini,” kata Curry. Ia menyebut dua panggilan beruntun itu mengubah momentum, meski foul keenamnya sendiri diakui benar. Pemain lain seperti Draymond Green juga apresiasi sikap Kerr yang membela tim.
Dampak Keputusan Wasit dan Hasil Pertandingan
Wasit kepala Brian Forte kemudian mengakui missed goaltending seharusnya dipanggil, tapi ejeksi Kerr tetap dibenarkan karena bahasa kasar. Panggilan foul pada Curry di floater dianggap benar karena terjadi sebelum gather.
Kekalahan ini buat Warriors turun ke rekor 19-18, meski mereka rally tanpa Kerr di kuarter akhir. Clippers unggul berkat kontribusi Kawhi Leonard dan lainnya. Insiden ini jadi sorotan, dengan banyak pengamat setuju keputusan wasit memengaruhi jalannya laga ketat.
Kesimpulan
Steve Kerr benar-benar marah kepada wasit setelah Stephen Curry terkena fouled out di laga melawan Clippers, memuncak dari serangkaian panggilan kontroversial yang merugikan Warriors. Ejeksi Kerr dan foul out Curry jadi momen pahit dalam kekalahan tipis, tapi dukungan dari pemain menunjukkan solidaritas tim. Meski wasit akui satu kesalahan, insiden ini tinggalkan rasa kecewa bagi Warriors yang hampir comeback. Pertandingan ini ingatkan betapa tipisnya margin di NBA, di mana keputusan wasit bisa ubah segalanya di momen krusial. Warriors perlu cepat move on untuk laga berikutnya.