
Jaxson Hayes Saat Ini Tingkatan Akurasi 3 Point. Nama Jaxson Hayes kembali menjadi perbincangan di kalangan penggemar NBA, khususnya setelah video latihan tembakan tiga angka (three-point) miliknya viral di media sosial pada Agustus 2025. Pemain Los Angeles Lakers ini menunjukkan peningkatan signifikan dalam akurasi tembakan jarak jauh, sebuah aspek permainan yang sebelumnya jarang diasosiasikan dengannya. Dengan musim NBA 2025/26 yang semakin dekat, fokus Hayes pada tembakan tiga angka menarik perhatian analis dan penggemar, terutama setelah performanya yang menjanjikan di sesi latihan. Apa yang mendorong Hayes untuk mengasah kemampuan ini, dan bagaimana dampaknya bagi kariernya? Berikut ulasan lengkapnya. BERITA LAINNYA
Siapa Itu Jaxson Hayes
Jaxson Hayes adalah pemain basket profesional berusia 25 tahun asal Amerika Serikat, lahir pada 23 Mei 2000 di Norman, Oklahoma. Dengan tinggi 2,11 meter, Hayes dikenal sebagai center dengan atletisme luar biasa, kemampuan dunking yang eksplosif, dan keunggulan dalam rebound serta blok. Ia memulai karier NBA setelah di-draft oleh New Orleans Pelicans sebagai pick ke-8 pada NBA Draft 2019. Sebelumnya, Hayes bermain untuk University of Texas, di mana ia menunjukkan potensi sebagai big man modern. Anak dari mantan pemain NFL Jonathan Hayes ini memiliki fisik ideal untuk posisi center, dengan jangkauan lengan yang panjang dan kelincahan yang jarang dimiliki pemain seukurannya. Hingga Agustus 2025, Hayes telah mencatatkan rata-rata 7,4 poin dan 4,5 rebound per game dalam kariernya, meski peran utamanya lebih sering sebagai cadangan.
Saat Ini Jaxson Hayes Bermain Untuk Tim Apa
Saat ini, Jaxson Hayes bermain untuk Los Angeles Lakers, bergabung dengan tim sejak musim panas 2023 setelah meninggalkan Pelicans. Di Lakers, ia menjadi bagian dari rotasi frontcourt di bawah asuhan pelatih JJ Redick, berbagi peran dengan Anthony Davis dan Christian Wood. Musim lalu, Hayes tampil dalam 68 pertandingan, dengan rata-rata 5,8 poin dan 3,9 rebound dalam 14 menit per game. Perannya di Lakers lebih sebagai pelengkap, fokus pada pertahanan di paint, pick-and-roll, dan alley-oop bersama LeBron James serta Austin Reaves. Meski belum menjadi starter utama, Hayes mendapat kepercayaan Redick untuk berkontribusi di momen-momen kunci, terutama di laga-laga dengan tempo cepat. Dengan kontraknya yang berjalan hingga 2026, Hayes berada di posisi strategis untuk membuktikan bahwa ia bisa lebih dari sekadar role player.
Kenapa Dia Saat Ini Fokus Latihan Tembakan Tiga Angka
Fokus Hayes pada tembakan tiga angka merupakan respons terhadap perkembangan tren NBA modern, di mana big man dituntut untuk memiliki kemampuan menembak dari luar. Dalam video latihan yang beredar pada 13 Agustus 2025, Hayes terlihat menjalani sesi intensif bersama pelatih tembakan Lakers, dengan akurasi yang mengesankan—hanya melewatkan satu dari sepuluh percobaan three-point. Ini adalah langkah besar, mengingat akurasi tembakan tiga angkanya di NBA hanya 26,1% (30/115) sepanjang kariernya, dan ia belum pernah mencetak three-point di playoff.
Ada beberapa alasan di balik fokus ini. Pertama, Lakers ingin meningkatkan floor spacing untuk memaksimalkan permainan Anthony Davis dan LeBron James. Dengan Hayes yang mampu menembak dari luar, pertahanan lawan akan terpaksa menjaga perimeter, membuka ruang di paint. Kedua, Hayes ingin meningkatkan nilai pasarnya. Dengan kontrak yang akan habis pada 2026, kemampuan menembak tiga angka bisa membuatnya lebih menarik bagi klub lain jika ia memasuki free agency. Ketiga, pelatih JJ Redick, yang dikenal sebagai spesialis tembakan jarak jauh selama karier bermainnya, mendorong Hayes untuk memperluas dimensi permainannya. Redick percaya bahwa Hayes, dengan sentuhan lembut dan koordinasi yang baik, bisa menjadi ancaman dari luar seperti Nikola Jokic atau Karl-Anthony Towns. Latihan ini juga menunjukkan dedikasi Hayes untuk keluar dari zona nyaman sebagai center tradisional.
Kesimpulan: Jaxson Hayes Saat Ini Tingkatan Akurasi 3 Point
Fokus Jaxson Hayes pada peningkatan akurasi tembakan tiga angka menandakan ambisinya untuk berevolusi menjadi big man modern di NBA. Sebagai pemain Los Angeles Lakers, ia berada di posisi ideal untuk belajar dari bintang seperti LeBron James dan Anthony Davis, serta mendapat bimbingan dari JJ Redick. Dengan kemampuan atletis yang sudah terbukti dan usaha untuk menambah dimensi baru dalam permainannya, Hayes berpotensi menjadi kejutan di musim 2025/26. Jika ia berhasil meningkatkan akurasi three-point secara konsisten di pertandingan resmi, Hayes tidak hanya akan memperkuat peran di Lakers, tetapi juga mengukuhkan posisinya sebagai center serba bisa di liga. Bagi penggemar Lakers, ini adalah sinyal positif bahwa Hayes siap mengambil langkah besar untuk membantu tim mengejar gelar. Akankah tembakan tiga angka menjadi senjata baru Hayes? Musim ini akan memberikan jawabannya.