Celtics Kalahkan Pacers, Brown 30+10. Boston Celtics meraih kemenangan meyakinkan 128-112 atas Indiana Pacers pada 23 Januari 2026 di TD Garden. Jaylen Brown jadi bintang malam itu dengan 32 poin dan 11 rebound, plus 5 assist dan 3 steal. Kemenangan ini jadi yang ke-5 berturut-turut bagi Celtics (35-10, pimpin Timur), sekaligus tunjukkan kedalaman skuad mereka meski Jayson Tatum hanya cetak 22 poin karena load management ringan. Pacers (26-19) alami kekalahan kedua beruntun dan tertahan di peringkat 5 Timur. Laga ini jadi bukti Celtics lagi di level juara bertahan—defense ketat, offense mengalir, dan Brown yang on fire bikin TD Garden bergemuruh sepanjang malam. REVIEW FILM
Dominasi Celtics Sejak Awal Melawan pacers: Celtics Kalahkan Pacers, Brown 30+10
Celtics langsung unggul di kuarter pertama dengan skor 34-24. Brown cetak 12 poin di Q1 saja, termasuk tiga three-pointer berturut-turut yang bikin Pacers kewalahan. Defense Boston paksa Indiana commit 8 turnover dan batasi Tyrese Haliburton cuma 4 poin di babak awal. Kuarter kedua Celtics tambah jarak dengan run 18-5 untuk lead 68-50 di half-time. Brown lanjutkan dominasi dengan mid-range jumper dan rebound ofensif, sementara Derrick White dan Jrue Holiday tambah ancaman dari luar. Pacers sempat coba bangkit di Q3 berkat Haliburton dan Pascal Siakam, tapi Celtics jawab dengan 12-0 run yang tutup pintu harapan. Di Q4, Boston main santai dan beri menit lebih banyak ke bench seperti Payton Pritchard dan Sam Hauser, tapi skor tetap tak tergoyahkan. Celtics unggul 58-44 di paint dan 24-12 di fast-break points—kecepatan transisi mereka jadi senjata mematikan.
Performa Jaylen Brown dan Pemain Kunci Lain: Celtics Kalahkan Pacers, Brown 30+10
Jaylen Brown cetak 32 poin (12-19 FG), 11 rebound, 5 assist, 3 steal, dan 2 block. Ia dominan di kedua sisi—scoring dari mid-range dan drive, rebound ofensif yang bikin Pacers frustrasi, serta defense yang bantu batasi Siakam di paint. Ini jadi malam terbaik Brown musim ini—ia tunjukkan kenapa ia jadi All-Star dan bagian penting dari gelar juara Celtics 2024. Derrick White tambah 18 poin dan 7 assist, Jrue Holiday 16 poin dan 5 steal, Kristaps Porziņģis double-double 20 poin dan 12 rebound. Bench Celtics cetak 42 poin kolektif—Payton Pritchard 14 poin dari luar, Sam Hauser 10 poin. Pacers dipimpin Tyrese Haliburton dengan 28 poin dan 10 assist, Pascal Siakam 24 poin dan 10 rebound, Myles Turner 16 poin. Tapi shooting mereka cuma 45% FG dan 32% three-pointer—tak cukup lawan Celtics yang on fire malam ini.
Dampak bagi Kedua Tim
Bagi Celtics, kemenangan ini jadi booster moral besar menjelang All-Star break. Mereka tunjukkan kedalaman skuad dan defense elite (ranking 1 liga), plus Brown yang semakin konsisten. Coach Joe Mazzulla bilang “ini malam di mana semuanya berjalan sesuai rencana”—tim ini semakin percaya diri sebagai favorit juara bertahan. Celtics selanjutnya lawan tim Timur lemah untuk bangun streak lebih panjang. Pacers kecewa karena gagal manfaatkan momentum awal musim. Mereka lagi dalam tren buruk (kalah 3 dari 5 terakhir), dan kekalahan ini tunjukkan kerentanan kalau Haliburton dan Siakam tak dapat dukungan cukup dari perimeter. Coach Rick Carlisle akui “kami kalah di detail malam ini—defense perimeter harus diperbaiki”. Pacers butuh win cepat sebelum trade deadline agar tetap aman di zona playoff Timur.
Kesimpulan
Celtics 128-112 atas Pacers jadi kemenangan penting yang tunjukkan kekuatan juara bertahan mereka. Jaylen Brown dengan 32+10 jadi highlight, dan performa kolektif bikin Boston terlihat seperti tim yang sulit dikalahkan. Pacers harus introspeksi agar tak tergelincir lebih jauh di Timur. Malam ini, TD Garden pulang bahagia—Celtics lagi di puncak dengan chemistry dan defense yang solid. Basket seperti ini bikin liga tetap seru. Siap-siap lihat Boston terus dominasi—mereka belum selesai bikin gebrakan musim ini!