
AJ Johnson Mendapatkan Peran Baru Dengan Wizard. Washington Wizards membuat gebrakan menjelang musim NBA 2025/26 dengan memberikan peran baru kepada rookie sensasional mereka, AJ Johnson. Pemain muda berusia 20 tahun ini, yang direkrut sebagai pick ke-23 di NBA Draft 2024, menunjukkan potensi besar selama musim rookie-nya, meski awalnya terbatas pada menit bermain minim. Dengan Wizards yang kini berada dalam fase rebuild di bawah pelatih baru Brian Keefe, Johnson diproyeksikan menjadi bagian penting dari strategi tim untuk musim ini. Keputusan ini mencuri perhatian, terutama setelah penampilan apiknya di laga pramusim melawan Charlotte Hornets pada Oktober 2025, di mana ia mencetak 18 poin dari bangku cadangan. Artikel ini akan mengupas profil AJ Johnson, kehebatannya, dan peran baru yang dipercayakan Wizards kepadanya. BERITA LAINNYA
Siapa AJ Johnson
Anthony Randolph Johnson Jr., atau lebih dikenal sebagai AJ Johnson, lahir pada 18 Desember 2004 di Fresno, California. Ia memulai perjalanan basketnya di Southern California Academy, di mana ia menjadi salah satu rekrutan top di kelas 2023. Alih-alih bermain di perguruan tinggi, Johnson memilih jalur profesional dengan bergabung ke NBL Australia, bermain untuk Illawarra Hawks pada 2023/24. Di sana, ia mencatatkan rata-rata 2,9 poin dan 1,2 assist dalam 26 pertandingan, meski perannya terbatas karena usianya yang masih muda. Wizards memilihnya di putaran pertama NBA Draft 2024, melihat potensinya sebagai combo guard dengan visi permainan dan atletisime yang luar biasa. Johnson, yang memiliki tinggi 1,96 meter dan rentang lengan 2,03 meter, adalah pemain serbabisa yang kini menjadi harapan baru untuk membawa Wizards keluar dari posisi juru kunci Wilayah Timur.
Sehebat Apa AJ Johnson: AJ Johnson Mendapatkan Peran Baru Dengan Wizard
Meski statistiknya di NBL dan musim rookie NBA tidak terlalu mencolok, AJ Johnson punya potensi yang membuatnya disebut sebagai “hidden gem” di draft 2024. Di NBL, ia menunjukkan kilasan bakat dengan akurasi tembakan tiga poin 38 persen dalam situasi catch-and-shoot, meski hanya rata-rata 7,7 menit per game. Musim rookie-nya bersama Wizards (2024/25) menghasilkan rata-rata 4,2 poin, 1,8 rebound, dan 2,1 assist dalam 14 menit per game dari bangku cadangan, dengan akurasi tembakan 42 persen dari lapangan. Puncak performanya datang di Summer League 2025, di mana ia mencetak 22 poin dan tujuh assist melawan Denver Nuggets, menunjukkan kemampuan membaca permainan dan kecepatan dalam transisi.
Kehebatan Johnson terletak pada kombinasi visi, kecepatan, dan kemampuan menyerang. Ia mampu menjalankan pick-and-roll dengan presisi, sering menciptakan peluang untuk rekan setim seperti Kyle Kuzma atau rookie Alex Sarr. Defensif, rentang lengannya memungkinkan untuk mengganggu passing lane, dengan rata-rata 0,9 steal per game di musim rookie-nya. Ia juga punya insting menyerang yang tajam, terlihat dari 65 persen akurasi tembakan di area paint selama Summer League. Meski masih perlu meningkatkan konsistensi dan kekuatan fisik untuk menghadapi guard veteran seperti Jalen Brunson atau Tyrese Haliburton, Johnson menunjukkan perkembangan pesat, terutama dalam pengambilan keputusan di bawah tekanan.
Apa Peran Barunya Bersama Wizards
Pada musim 2025/26, Wizards menunjuk AJ Johnson sebagai starting point guard, sebuah langkah berani mengingat pengalamannya yang masih minim. Keputusan ini diambil setelah kepergian Jordan Poole ke Chicago Bulls dalam trade yang menghasilkan dua pilihan draft putaran kedua. Pelatih Brian Keefe, yang dikenal suka bereksperimen dengan pemain muda, melihat Johnson sebagai pengatur serangan utama yang bisa memanfaatkan kecepatan dan visi untuk mempercepat tempo permainan Wizards. Dalam formasi starting lineup bersama Kyle Kuzma, Franz Wagner (yang baru direkrut dari Orlando Magic), Alex Sarr, dan Daniel Gafford, Johnson diharapkan menjadi motor serangan, terutama dalam transisi cepat, di mana ia berada di persentil ke-92 untuk poin per possession di musim lalu.
Peran baru ini juga mencakup tanggung jawab playmaking yang lebih besar. Keefe ingin Johnson menjadi fasilitator utama untuk Kuzma dan Wagner, yang keduanya mampu mencetak lebih dari 20 poin per game. Di pramusim, Johnson sudah menunjukkan chemistry dengan Sarr, menciptakan 4,2 assist per game dalam tiga laga. Selain itu, ia akan diandalkan untuk meningkatkan akurasi tembakan tiga poin Wizards, yang musim lalu hanya 34,8 persen, terburuk kedua di liga. Dengan jadwal awal musim yang mencakup laga melawan tim-tim seperti Toronto Raptors dan Atlanta Hawks, Johnson punya kesempatan untuk membuktikan diri sebagai pemimpin baru di lapangan.
Kesimpulan: AJ Johnson Mendapatkan Peran Baru Dengan Wizard
AJ Johnson, dengan potensi besar dan peran baru sebagai starting point guard, berpeluang menjadi kekuatan baru bagi Washington Wizards di musim NBA 2025/26. Meski masih muda dan mentah, visinya, kecepatan, dan kemampuan menyerang menjadikannya kandidat ideal untuk memimpin rebuild Wizards. Kepindahan dari peran cadangan ke starter menunjukkan kepercayaan besar dari pelatih Brian Keefe, yang melihatnya sebagai pengatur serangan masa depan. Dengan dukungan dari Kuzma, Wagner, dan Sarr, Johnson bisa menjadi kunci untuk mengangkat Wizards dari dasar klasemen. Jika ia mampu memanfaatkan kesempatan ini dan meningkatkan konsistensinya, musim ini bisa menjadi titik awal bagi karirnya yang gemilang dan kebangkitan Wizards di Wilayah Timur.